Minggu, 11 Agustus 2013

Siswa Prestasi MIN Balai Pinang kab. Solok








Gadis kecil nan cantik dan periang yang baru akan mulai mengenal cinta ini adalah ikon dan sekaligus duta untuk sekolahnya. Prestasinya di bidang ekstrakurikuler membuatnya mulai di kenal oleh banyak kalangan, baik dari teman sekolahnya, maupun teman antar sekolahnya, bahkan dari kalangan atlet karate di Kab. Solok, namanya sudah mulai diperhitungkan. Yupz,! Afifah Azzura yang lebih di kenal dengan panggilan Iffa, lahir di Padang tanggal 20 Juni 2003. Ayahnya adalah seorang pekerja swasta yang bekerja pada sebuah kapal wisata asing Padang-Mentawai, sedangkan ibunya hanya pekerja rumah tangga biasa. Iffah adalah anak pertama dari 2 barsaudara.  Saat ini ia tercatan sebagai murid kelas 5 di MIN Balai Pinang Muara Panas Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok.
Prestasinya di sekolah bisa di bilang bagus, dari kelas I (Satu) sampai di duduk di kelas V (lima) saat ini, peringkat 5 besar tetap berada dalam genggamannya. Dari kalangan teman-temanya dia dalah sosok anak yang mudah berbaur dengan yang lainnya, suka berbagi dengan sesama dan tidak sombong, bahkan dia adalah anak yang sangat rendah hati serta penyayang, bagi teman-temannya Iffa adalah teman yang baik, dan tidak pernah membeda-bedakan teman yang satu dengan teman yang lainnya. Tapi yang lebih menonjol dari dirinya adalah prestasi non akademiknya yang luar biasa, di samping mengharumkan namanya, juga mengharumkan nama sekolah tempat dia menuntut ilmu.
Karate adalah salah satu cabang olah raga cabang olah raga yang sangat di tekuninya. Di mulai belajar karate sejak 3 tahun silam,. Hobi yang saat ini di tekuninya medapat dukungan yang sangat tinggi dari kedua orang tuanya, mental yang kuat adalah warisan dari Bapaknya yang menjadikan ia seorang gadis kecil yang kuat dan tegar. Hal ini lah yang membuatnya semakin senang dan barsemangat menjalani hobinya. Dengan hobi yang sedang ia gemari ini, telah menorehkan bebagai prestasi untuk dirinya, sekolahnya, dan perkumpulan karate tempat ia belajar karate.
Dengan umurnya yang baru mencapai 10 tahun, sudah banyak kejuaraan karate yang diikutinya, mulai tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat propinsi dan tingkat nasional sudah ia jalani. Tahun 2012, pernah piala Gubernur di Padang, dan mendapatkan medali emas, pada tahun yang sama juga pernah mengikuti kejuaraan karate di Baso Payakumbuh, dan lagi menjadapatkan medali emas, prestasi tetinggi yang pernah ia jalani di tahun 2012 adalah, mengikuti kejuaraan karate di Bandung Jawa Barat, tetap di sana keberuntungan belum berpihak kepadanya.
Pada tahun 2013, lagi-lagi ia membawa nama Kecamatan Sundi ke tingkat kabupaten dan membawa nama Kabupaten Solok ke tingkat provinsi pada cabang karate dalam perlombaan O2SN antar SD/MI se Sumbar, dan baru-baru ini ia juga pernah mengikuti perlombaan karate tingkat Nasional di Bengkulu. dengan usia yang relatif masih kecil, segudang pengalaman serta jam terbang yang sudah ia dapat untuk anak seusianya, bukan tidak mungkin suatu hari nanti ia akan tumbuh menjadi gadis yang sangat brilian, luar biasa dan kaya akan prestasi, yang nantinya akan mengharumkan nama bangsa ini, dan terlebih untuk kedua orang tua serta keluarganya.
Jarang sekali anak seusianya yang memiliki bakat seperti yang ia miliki saat ini. Baginya, pendidikan dan prestasi adalah impiannya, sukses dalam pendidikan dan sukses dalam prestasi adalah 2 hal yang harus ia kejar dan ia miliki. Terlahir dari keluarga yang sederhana dan keluarga yang sangat memcintai pendidikan membuatnya semakin nyaman dalam menjalani hari-harinya sebagai seorang anak dan seseorang murid, serta hidup bersahaja yang diterapkan oleh kedua orang tuanya menjadikan dia sebagai seorang anak yang rendah hati. Semoga ke depannya ia tumbuh menjadi anak yang sukses dalam kehidupannya dan berbakti kepada kedua orang tuanya (bryant)